by

Jokowi Digugat Ke Pengadilan Karena Delay Dan Kecelakaan Lion Air

Jokowi Digugat Ke Pengadilan – Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi digugat ke pengadilan dikarenakan Lion Air yang sering mengalami delay dan kecelakaan. Gugatan itu dilayangkan oleh Tim Advokasi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan (TAKKP).

TAKKP juga menggugat Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Gugatan diajukan karena Jokowi dan Jusuf Kalla dinilai kurang tegas dalam mengawasi operasional Lion Air sampai seringkali mengalami kecelakaan hingga delay pesawat pada hampir seluruh rute penerbangan.

Jokowi Digugat Ke Pengadilan Karena Delay Dan Kecelakaan Lion Air

Kuasa Hukum TAKKP Edy Kurniya Djati mengungkapkan, jika pihaknya mewakili salah seorang WNI yang bernama Hermawanto untuk mengajukan gugatan untuk perbuatan melawan hukum terhadap penyelenggara negara atau yang dikenal Citizen Lawsuit. Dalam hal ini, Jokowi dinilai kurang tegas dalam melakukan pengawasan terhadap operasional maskapai Lion Air.

“Kami yang mewakili Warga Negara Indonesia yaitu Hermawanto. Gugatan itu diajukan karena adanya kelalaian yang dilakukan oleh penyelenggara negara dalam hal ini merupakan presiden,” kata Edy ketika ditemui di PN Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019).

Jokowi Digugat Ke Pengadilan Karena Delay Dan Kecelakaan Lion Air

Gugatan tersebut disampaikan langsung kepada PN Jakarta Pusat dengan nomor perkara 36/PDT.GBTH.PLW/2019/PNJKT.PST. Tidak hanya Jokowi dan Jusuf Kalla yang digugat, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Dirjen Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti dan PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air.

Menurut Edy, para penyelenggara tidak bisa menjalankan fungsi pengawasan terhadap keselamatan penyelenggaraan penerbangan maskapai Lion Air. Hal ini terbukti Lion Air seringkali mengalami kecelakaan.

Jokowi Digugat Ke Pengadilan Karena Delay Dan Kecelakaan Lion Air

Tidak hanya itu, maskapai Lion Air juga seringkali mengalami delay atau penundaan penerbangan yang sering di semua maskapai penerbangan. Edy melihat, selama ini pemerintah kurang bergeming bahkan membiarkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh maskapai Lion Air.

“Kelalaian ini menjadi dasar untuk menentukan bahwa pemerintah telah melakukan perbuatan melanggar hukum,” ungkap Edy.

Edy juga menegaskan dalam gugatan ini pihakya tidak ingin meminta ganti rugi secara materiil. Mereka menginginkan suapaya pemerintah dapat memberikan sanksi tegas terhadap maskapai Lion Air yang telah merusak citra penerbangan Indonesia.

Jokowi Digugat Ke Pengadilan Karena Delay Dan Kecelakaan Lion Air

“Jadi pada intinya kalau gugatan CLS ini kita tidak meminta adanya ganti rugi materiil tapi tuntutan kepada penyelenggara negara salah satunya memberikan sanksi terhadap maskapai Lion Air,” tutur Edy.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed