Operator Judi Inggris Sepakat Naikan Kontribusi Untuk Mengatasi Masalah Perjudian

Operator Judi Inggris Sepakat Naikan Kontribusi Untuk Mengatasi Masalah Perjudian

Beberapa perusahaan taruhan terbesar di Inggris telah bersedia untuk menyediakan dana hingga 100 juta pounds tiap tahun nya untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan dari kecanduan perjudian. Nilai tersebut lebih banyak 30 juta pounds dari yang diminta oleh Komisi Judi Inggris.

William Hill, Bet365, Coral, Paddy Power dan Ladbrokes bersedia untuk membayar kontribusi sukarela tersebut yang berasa dari keuntungan dari operasional perusahaan mereka.

Konstribusi tersebut naik sekitar 10 juta pounds pada tahun 2018 tetapi perusahaan tersebut siap untuk menaikannya hingga mencapai 10 kali lipat. Komisi Jud Inggris sendiri menyatakan bahwa dibutuhkan dana tahunan sekitar 70 juta pounds untuk menaikan jumlah staf, penelitian sekaligus beberapa inisiatif yang diharapkan dapat mengatasi masalah perjudian.

Operator Judi Inggris Sepakat Naikan Kontribusi Untuk Mengatasi Masalah Perjudian
Operator Judi Inggris Sepakat Naikan Kontribusi Untuk Mengatasi Masalah Perjudian

Mendengar hal tersebut, para operator dan agen judi ini bersedian untuk memberikan lebih banyak dana untuk menghadapi isu ini yang dimana meningkatkan kontribusi dari 0,1% yang dihitung dari pendapatan menjadi 1% pada pada tahun 2024.

Berberapa perusahaan sesungguhnya telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi masalah perjudian seperti GVC Holdings yang merupakan induk dari Labrokes – Coral telah memberikan dukungan kepada kebijakan melarang iklan taruhan olahraga pada pertandingan yang disiarkan secara langsung dari bulan Agustus.

GVC yang telah memberikan kontribusi mencapai 0,2% dari yang seharusnya 0,1% telah juga berjanji untuk secara sukarela meningkatkan investasi pada RET(Research, Education dan Treatmen) dari 0,2% pendapatan kotor menjadi 1% pada tahun 2022 sebagai bagian dari kampanye “Changing For Bettor” yang dimana dimaksudkan untuk mempromosikan perjudian yang aman.

Perusahaan ini juga saja baru menarik sponsorship mereka di kaus Sunderland dan menggantinya dengan sponsorship “Children With Cancer” selama 2 tahun kedepan berhubung kontrak yang mereka tanda tangani dengan Sunderland berdurasi 3 tahun dan baru berjalan 1 tahun.

Tahun ini juga menjadi penanda para perusahaan judi tersebut menurunkan maksimal taruhan pada mesin FOBTs dari 100 pounds menjadi 2 pounds sebagai bagian utama untuk mengatasi permainan mesin yang menghabiskan banyak uang dari para pemainnya.

Perusahaan-perusahaan ini telah menyepakati dan menyampaikan ketersediaan mereka untuk meningkatkan kontribusi yang mereka berikan guna mengatasi masalah judi. Hal ini disampaikan melalui sebuah surat yang dikirim ke Departemen Digital, Budaya, Media dan Olahraga atau (DCMS).

“Melindungi masyarakat beserta keluarganya dari resiko judi merupakan prioritas utama dari pemerintah,” kata Jeremy Wright, Menteri Digital, Budaya, Media dan Olahraga.

“Saya sangat senang mengetahui bahwa sektor tersebut yaitu para operator sadar dan mengakui bahwa mereka harus melakukan sesuatu yang lebih untuk mengatasi hal ini.”

Jurubicara yang ditunjuk mewakili para operator besar ini mengatakan “Kami telah melakukan diskusi yang membangun dengan pihak Departemen DCMS mengenai perjudian yang aman termasuk dengan meningkatkan dana sukarela untuk keperluan penelitian, pendidikan dan juga perawatan.”