Pemerintah Kamboja Larang Operasional Judi Online

Pemerintah Kamboja Larang Operasional Judi Online

Pemerintah Kamboja mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengeluarkan izin untuk bisnis judi online baru dan juga tidak mengizinkan pembaruan izin untuk lisensi yang telah ada dan akan habis masa berlakunya.

“Pemerintah telah menghentikan pemberian izin prinsip dan lisensi bagi operasional bisnis judi online di dalam ataupun diluar Kamboja dari hari dimana keputusan ini ditanda tangani dan akan berlaku selanjutnya,” kata Perdana Menteri Kamboja, Samdech Techo Hun Sen.

Pemerintah Kamboja Larang Operasional Judi Online
Pemerintah Kamboja Larang Operasional Judi Online

“Untuk para pemegang izin dan lisensi resmi, mereka akan tetapi diizinkan untuk beroperasi hingga lisensi mereka berakhir. Setelah itu, Kementerian Ekonomi dan Keuangan tidak akan memperbaharui lisensi mereka lagi.”

Pelarangan terbaru ini diakui oleh pemerintah didorong oleh banyak bisnis judi online ilegal di Kamboja yang dimana terbaru adalah polisi Kamboja mengamankan 127 warga negara China di Sihanoukville yang disinyalir menjalankan judi online ilegal dan lingkaran pemerasan.

Semua pihak otoritas Kamboja telah diperintahkan untuk mengambil tindakan keras untuk melaksanakan perintah ini secara efektif.

“Beberapa kriminal yang merupakan warga negara asing telah melakukan berbagai kedok penipuan dan pemerasan terhadap korban dari domestik dan luar negeri dalam bentuk judi,” jelas Hun Sen.

Sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan judi online, kedutaan besar China di Manila telah memperingatkan warga negara nya bahwa berjudi di luar negeri adalah sesuatu yang ilegal dan mendesak pemerintah Filipian untuk mengambil langkah nyata dan efektif untuk menghentikan pekerja China ilegal di industri judi.