Perusahaan Betting Inggris Sepakat Menghentikan Iklan Di Siaran Langsung Olahraga

Perusahaan Betting Inggris Sepakat Menghentikan Iklan Di Siaran Langsung Olahraga

Perusahan betting di Inggris kembali diperingatkan bahwa kesukarelaan mereka untuk melarang semua iklan judi ketika pertandingan olahraga yang disiarkan secara langsung di televisi tidaklah cukup untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan dari operasional industri judi.

Semua perusahaan judi terbesar di Inggris sepakat pada minggu ini untuk berhenti menampilkan iklan ketika siaran langsung pertandingan olahraga kecuali balapan kuda yang dimana menyatakan bahwa olahraga tersebut membutuhkan iklan dari perusahaan judi untuk dapat tetap bertahan.

Proposal tersebut diprediksi akan diratifikasi oleh Industry Group for Responsible Gambling, sebuah grup yang mengawai permainan judi yang dianggap negatif beberapa minggu kedepan.

Perusahaan Betting Inggris Sepakat Menghentikan Iklan Di Siaran Langsung Olahraga
Perusahaan Betting Inggris Sepakat Menghentikan Iklan Di Siaran Langsung Olahraga

Keputusan tersebut disambut dengan baik oleh pemerintah dan pihak yang selama ini vokal dengan dampak dari industri judi. Tetapi kampanye tersebut juga menyuarakan peringatan untuk para pelaku industri judi untuk melakukan hal yang lebih ketika untuk melindungi anak-anak.

“Kami telah mengatakan hal ini dari waktu yang sangat lama bahwa judi akan semakin menjadi hal yang normal untuk anak-anak,” kata CEO dari Gamble Aware, Marc Etches.

“Anak-anak sekarang tumbuh di sebuah dunia yang telah sangat berbeda dengan dunia yang dimana orang tua mereka tumbuh yang dimana dunia yang saat ini teknologi telah maju dengan baik dan internet telah tersedia dimana pun.”

“Jadi kami sangat menghargai inisiatif yang dilakukan oleh perusahaan judi tersebut akan tetapi yang harus lebih diperhatikan adalah analis telah menunjukan data bahwa penurunan biaya promosi dan pemasaran di televisi telah mendorong kenaikan biaya promosi di sektor online atau internet menjadi 5 kali lipat. Kenyataannya adalah satu dari 8 anak berusia 11 hingga 16 tahun mengikuti akun perusahaan judi di sosial media.”

Keputusan ini diambil secara sukarela oleh para pelaku besar industri betting yang dimana diakibatkan oleh semakin besarnya tekanan terhadap pelaku industri ini akan hubungan antara perusahaan ini dengan klub sepakbola di Inggris selama beberapa tahun terakhir ini. Sektiar 60 persen klub di 2 liga teratas di Inggris menggunakan seragam di baju mereka dengan mencantumkan sponsor judi, sedangkan selama 90 menit lebih iklan perusahaan judi juga ditunjukan selama siaran Piala Dunia edisi sebelumnya.

Judi bisa menyebabkan kecanduan yang parah. Dihitung terdapat 430 orang yang merupakan penjudi bermasalah di Inggris dengan sekitar 2 juta orang berada di depan ancaman kecanduan yang menyebabkan banyak hal diantaranya hubungan sosial, mental hingga fisik seseorang. lebih dari 50 ribu orang dibawah 17 tahun di Inggris dipercaya memiliki masalah dengan judi.

Jurubicara dari Fairer Gambling mengatakan bahwa tekanan besar ini telah membuat industri ini untuk bertindak.

“Saya merasa tulisan ini telah ditulis di dinding,” katanya. “Jika mereka tidak melakukannya maka pemerintah akan melakukannya yang mungkin saja pada tahun depan. Terdapat banyak tekanan pada sektor ini untuk jumlah iklan yang telah meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun tetapi untuk ini dapat bekerja dengan efektif tentunya harus mengikut sertakan seragam dan sponsor liga termasuk iklan digital disekitar lapangan.”

Partai Buruh pada tahun lalu telah mengajukan pelarangan yang sama sedangkan Menteri Kebudayaan saat ini, Jeremy Wright mengatakan bahwa berita ini merupakan sebuah kemajuan yang sangat berarti.

“Perusahaan judi melarang iklan di televisi selama siaran langsung olahraga merupakan langkah maju yang sangat berarti dan saya sangat menghargai sektor ini dapat melangkah maju dan merespon dari kekhawatiran publik,” kata Wright.

“Merupakan penting jika anak-anak dan orang yang rentan untuk dilindungi dari ancaman negatif permainan ini. Perusahaan haruslah juga memiliki tanggung jawab sosial.”

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa saya sangat memperhatikan jumlah dan juga pesan yang disampaikan pada iklan judi ini termasuk potensi dampak yang diberikan kepada generasi muda yang dimana terpapar oleh iklan ini yang dimana tidak pernah terjadi sama sekali,” kata Wright.

“Sebagai perusahaan, kami melihat bahwa ini adalah langkah positif untuk mencapai program Nobody Harmed dan juga secara aktif terlibat dan mendukung perjuangna industri untuk berkolaborasi untuk merespon secara langsung kekhawatiran publik untuk masalah ini.”

Setelah munculnya berita tersebut, perusahaan betting yang tercatat namanya di bursa efek London mencatatkan pergerakan negatif sebesar 4 persen.